Senengnya melihat Bocah Dolanan di Pasar Lawas Kumandang

Pasar Lawas Kumandang

Kaki terasa gatal saat melihat anak-anak bermain engklek di bawah pepohonan. Saya serasa ingin segera copot sendal dan merasakan enaknya tanah di area Bocah PlayOn pasar Kumandang. Dua orang anak sedang asik main engklek. Engklek di beberapa daerah punya nama sendiri, ada yang menyebut Ingklik, Gebrak, Sudamanda dan lain sebagainya. Mereka meloncat disetiap kotakan yang ada, kaki-kaki mereka terlihat sangat kuat ketika harus meloncati dua kotakan sekaligus. Gembira dan tertawa saat bermain.

Permainan ini sudah jarang dilakukan oleh anak sekarang, faktornya adalah tidak adanya tempat yang nyaman untuk bermain. Sudah jarang halaman rumah atau kebun yang bisa untuk bermain seperti ini. Dulu kala saya masih kecil sering bermain di halaman rumah mbak Tuyuk, tentangga saya. Halaman rumahnya masih berupa tanah yang nyaman di kaki, bersih dari kerikil dan seru untuk bermain. Saya dan teman-teman sering menggunakan area itu untuk bermain klereng, engklek, gepyokan dan lain sebagainya. Sekarang halaman itu sudah diganti dengan ubin, dan jarang untuk bermain lagi.

Saat berkunjung ke pasar Kumandang, saya sangat senang ketika mengetahui di pasar ini ada sebuah arena bermain anak yang disebut “Area Bocah PlayOn”. Tulisanya sih seperti Play dan On ya, mulai bermain, tapi itu sebenarnya adalah bahasa jawa yang artinya berlarian lengkapnya Area Anak berlarian. Area ini menjadi favorid anak-anak yang berkunjung ke Pasar Kumandang. Sebidang tanah nyaman di kaki dan ditumbuhi pohon yang rindang sangat asyik untuk bermain. Sudah ada beberapa fasilitas bermain, garis untuk engklek, ayunan, jit-jitan, egrang dan yang keren ada perpustakaannya.

Pasar Lawas Kumandang

Pasar Lawas Kumandang

Pasar Lawas Kumandang

Di depan area ini ada tiga anak yang menggemaskan. Mereka memakai blangkon dan baju lurik. Ketika ada orang lewat dan mau masuk, mereka selalu menyapa dengan menggemaskan. Lucu, kadang ngebayol aneh tapi sangat menarik bagi saya. Anak-anak ini asli dari desa Bongkotan. Sayang saya tidak melihat anak-anak ini bermain, mereka bertugas menjaga area masuk. Selain bertugas mereka juga tidak kebagian tempat bermain, karena semua tempat bermain penuh dengan anak-anak pengunjung.

Sempat mengabadikan beberapa anak saling bergantian main enklek. Permainan ini sangat populer saat saya masih kecil. Ada beberapa jenis permainanya, ada yang biasa, payung, pesawat dan lain sebagainya. Di Pasar Kumandang ini engklek Pesawat. Bersyukur juga masih banyak anak-anak yang tahu cara bermain permainan ini. Mereka meloncati rintangan “gacuk” yang ada di kotakan. Harus punya fisik dan loncatan yang panjang. Tapi semua terasa senang menghadapinya dan puas pastinya.

Tidak hanya anak kecil saja, ibu dan bapak mereka juga saling bernostalgia dengan permainan ini. Mereka mencoba meloncat dan mengukur kekuatan kaki mereka, masih bisakah?. Terlihat sudah kewalahan, terlalu berat meloncat, tapi semua terlihat senang dengan permainan ini.

Selain anak-anak bermain mereka juga bisa memberi makan kambing. Dengan menukarkan satu keping uang akan mendapat seikat rumput. Anak-anak bisa memberi makan kambing di area belakang Bocah PlayOn. Ada beberapa anak yang takut, ada yang berani pegang-pegang kambingnya, ada juga yang antara berani dan takut. Kambing jawa yang lucu, anak-anak pasti senang disini.

Pasar Lawas Kumandang

Pasar Lawas Kumandang

Pasar Lawas Kumandang

Pasar Lawas Kumandang

Oh ya saya belum cerita sebenarnya apa sih Pasar Lawas Kumandang itu?. Yaitu Pasar tradisional di tengah hutan desa Bongkotan, Bojongsari, Kretek Wonosobo. Bener-bener tradisonal mulai dari suasana, makanan, tempat dan pakaian. Lapak berdagang dan pedagang seperti mengembalikan kita ke jaman kisana-kisana dan pendekar pengembara makan disebuah pasar, mirip film -film kolosal jawa. Jajan tradisional dengan wadah atau bungkus tradisional, makok dari bathok kelapa dan daun pisang.

Jajanan disini bermacam-macam seperti cenil, lupis, sego gono, rujak, mendoan Wonosobo dan lain sebagainya. Kalau ingin mencoba semua gak bakalan muat perut saya. Saya harus datang setiap minggunya untuk menikmati semua jajanan-jajanan enkanya. Uniknya lagi disini jajan harus pake uang keping, atau uang yang sudah disediakan disana. Unik ya.

Suasana disini juga sangat nyaman, di tengah hutan, di bawah rindangnya pohon-pohon membuat kita betah berlama-lama di sini. Sejuk dan bersih, udara segar. Di tempat ini juga kita tidak boleh memakai kresek dan wajib berbahasa jawa. Banyak spot bagus untuk berfoto. Mulai jalan masuk yang indah, aksesoris pasar yang unik semua bisa untuk berfoto.

Bagaimana kapan mencoba untuk menikmati suasana Pasar Kumandang dan bernostalgia dengan permainan tradisionalnya??.  Silahkan berkunjung ke Pasar Kumandang di setiap hari Minggu. Bisa mengisi waktu libur akhir pekanmu.

foto terkait :






Pasar Lawass Kumandang
Jalan Candi Bongkotan, Kunai, Bojasari, Kertek, Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah
Buka setiap hari Minggu

Post a Comment

14 Comments

  1. Waduh nostalgia banget iki. Aku sebenernya menyayangkan ada syarat wajib boso jowo, lha nanti kalo bawa temen dari luar jawa kasian dong dia, apalagi permainan gini juga nggak cuma dikuasai orang jawa. Tapi aku seneng banget ada kegiatan begini.

    Nek ning nggonku jeneng e Engkle. Ada dua jenis engkle, yang pertama kayak yang difoto Mas Charis, yang satu lagi bentuknya kayak rangka kubus gitu yang kotaknya nggak kayak gitu bentuknya. :D

    Seru ini kalo yang main orang-orang dewasane, masih bisa nggak ya? Sekaligus ngasih tau ke anak zaman sekarang nek permainan begitu seru nggak cuma game digital :D

    Btw, tampilan e lebih asik yg sekarang :D

    ReplyDelete
    Replies
    1. Siyap! Mungkin 'wajib boso jowo'-nya bisa direvisi jadi 'sebaiknya berbahasa jawa' πŸ˜ƒπŸ˜ƒ

      Delete
    2. iya, kamu dulu juga main kaya hini to?? tak kira wis ra usum ngene iki,

      Delete
  2. Wah dikota dh ssh ketemu permainan sprti ini... Seru brg kawan"..anak skrg permainannya game online mulu... Inget masa kecil 😊

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya di kota sudah gak ada yang mainan seperti ini malah ya, ayo ke desa lagi aja

      Delete
  3. Aku jadi membayangkan di lokasi seperti itu bak latar film Wiro Sableng atau Angling Dharma, ha-ha-ha.

    Tapi sungguh. Jadi kangen dolanan seperti itu. Dan makanan-makanan kayak gitu.

    ReplyDelete
    Replies
    1. hahhaa, di area saya serem kalau yang berkaitan dengan angling darma, banyak ceritanya pokoknya

      aku tetep kangen dolanan kaya itu

      Delete
  4. Lihat lokasinya, jadi teringat masa nostalgia seperti main engklek dan kelereng..

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, enak banget memang lokasinya, asyik sekali

      Delete
  5. Hiks, kampung halamanku, tapi aku malah belum pernah ke sana. Nek minggu pagi neng ngomah ki aku tertawan, gabisa kemana-mana. Sedy akutuuuu

    ReplyDelete
    Replies
    1. ayo mbak, sesok pas vestifal sindoro-sumbing bali

      Delete
  6. This comment has been removed by the author.

    ReplyDelete
  7. Hanya disini semua permainan online bisa di mainkan dengan 1 userid saja loh
    ada Togel Poker Sbobet Sabung Ayam Batu Goncang Tembak Ikan Slot
    dan masih banyak games online betting lain nya yang bisa anda mainkan disini dengan modal 20rb saja
    yukk segera daftar kan diri anda dan bergabung bersama kami hanya di DEWALOTTODOTME
    dengan pelayanan Terbaik dan Terbonafit serta BO yang berpengalaman yuk segera bergabung.. bb 7BF59345

    ReplyDelete
  8. matursuwun sudah berkunjung bro kayae aq harus belajar sama kamu bro

    ReplyDelete