Alam

Budaya

Temanggung

Recent Posts

Nia, Penari Ritual Mustiko Tirto Gerbeg Agung Liyangan

8/08/2018 14 Comments
Prosesi Grebeg Liyangan mengambil air dari Tuk Tempurung




Tatapan mata saya langsung menuju kearah empat gadis yang ada di halaman balai desa Liyangan.  Nia dan tiga temannya. Busana putih yang dipakai mereka nampak berbeda dengan yang lain. Slendang putih yang menutup bahu kiri menambah anggun tampilannya. Tidak ketinggalan sanggul dan bunga kantil terpasang pas di kepala. Nia nampak begitu cantik. Akan tetapi ada yang berbeda dengan Nia Pagi itu. Gunung Sindoro yang tak terhalang awan menjadi tempat matanya selalu memandang. Terkadang dia mengalihkan tatapannya ke langit cerah, tatapannya penuh harap. Saya yang melihat dari kejauhan merasakan kegelisahan dan rasa cemas di wajahnya. Keriuahan di sekitarnya tidak terlalu ia hiraukan, hanya menatap sepintas keunikan konstum dan gunungan yang mulai berdatangan.
Halaman Balai desa yang menjadi tempat berkumpul dan memulai kirab nampak sudah sangat ramai. Semua peserta berbaris sesuai urutannya. Tidak terkecuali Nia dan tiga Temannya, mereka berdiri di barisan paling depan. Acara kirab sudah bisa dimulai, tinggal menunggu seorang ratu yang akan memimpin upacara ritual. Dari balik pintu balai desa nampak seorang ratu berjalan keluar.  Dengan gaun putih menutupi sebagian jarik kemben warna coklat yang dipakainya. Dibalut Jarik putih bercorak bunga dan daun menglingkari tubuhnya dan sebagian dililtkan ke tangan kirinya. Mahkota berbentuk segitiga terpasang di sela-sela sanggul dan bunga kantil yang menghiasi.  Diiringi oleh enam pemuda berpakaian khas jawa dan blankon sebagai penutup kepala. Masing-masing pemuda membawa bendera yang berbeda. Mereka berbaris berpasangan, paling depan membawa bendera Indonesia  dan bendera Pemkab Temanggung. Baris setelahnya membawa  bendera berwarna merah, hitam, kuning, dan putih. Mereka melangkah di barisan terdepan. Kirab segera dimuali.

Ratu Grebeg Liyangan yang diikuti dayang-dayangnya
terlihat seorang ratu yang diikuti dayang-dayangnya dan rakyat. 
Para pemuda atau pengawal pembawa bendera
membawa tumpeng dan hasil bumi
prasa gadis desa yang membawa tumpeng dari hasil bumi

Kirab Grebeg Agung liyangan ini mengambil rute dari depan Balai desa Liyangan melewati jalan ujung kampung dan nantinya samapai di Situs Liyangan. Situs yang masih menyimpan banyak misteri itu menjadi tempat puncak Kirab dan akan dilakukan Ritual Tarian Mustiko Tirto. Terik matahari mulai terasa di punggung. Saya tak sempat mengikuti rute kirab, lasung saja saya menunggu ke depan pintu masuk Situs Liyangan. Ternyata sudah banyak orang berkumpul di pelataran Situs. Para banser dan keamanan setempat sudah mengatur jalan dan tempat agar saat ritual berjalan lancar.
Tak lama para peserta kirab sampai di Situs Liyangan. Barisan masih sama. Kirab ini terlihat seperti rakyat sedang mengiringi ratu ke istana. Dengan dayang-dayang yang selalu bersama. Tak luput juga pemandangan Indah gunungan-gunungan hasil bumi dan jajanan pasar seperti melintas di depan Gunung Sidoro, sayang awan cepat menutup megahnya Gunung Sindoro. Sesamapainya di pelataran Situs Liyangan semua peserta kirab duduk melingkar memenuhi semua bagian pelataran. Sang ratu berjalan melalui tengah-tegah mereka dan menuju ke tangga yang ada di hadapan para peserta ritual. Para pemuda pembawa bendera menancapkan tiyang bendera di ujung-ujung tempat ritual dilakukan. Terdapat satu buah genthong atau tempat air di tengah-tengah mereka. Nia memimpin tiga temannya memasukki tempat ritual. Mereka berjalan dengan perlahan eloknya penari-penari kraton memasuki sasana. Tarian Ritual Mustiko Tirto mereka mulai dengan gerakan penghormatan kepada ratu. Alunan musik jawa yang khas seperti ngerinya instrumental lagu lingsir wengi mengiringi eloknya gerakan Nia dan teman-temannya.

Baca juga: Sebuah Perayaan makan di Warung Lik Cil

Suasana hening langsung terasa. Semua peserta khitmat mengikuti dan melihat ritual ini. Para penari memperlihatkan gemulai gerakan khas tarian jawa, slendang putih panjang diselaraskan dengan gerakan tari sehingga berayun-ayun layaknya kain terkena angin. Hampir seperempat jam Nia dan tiga temanya melakukan tarian. Kemudian diakhiri dengan berkumpul mendekati genthong dan melakukan penghormatan kembali kepada ratu. Saat langkahnya mulai membebawanya keluar dari tempat ritual nampak wajah senyum dan berseri. Tidak seperti pertama saya lihat. Sekarang dia banyak senyum dan tawa bersama ke tiga temannya.

prosesi ritual Gregeg Agung Liyangan
para pembawa bendera membentuk formasi untuk ritual Tarian

Para penari memasukii tempat ritual untuk memulai tarian

Pengambilan air dari Tuk Tempurung

Tidak sampai disini saja tugas Nia sebagai penari atau dayang  ritual Mustiko Tirto, masih ada satu tugas lagi yaitu mengambil air sumber dari Tuk Tempurung yang berada di utara Situs Liyangan. Sebenarnya inilah yang menjadi cikal bakal adanya Grebeg Agung Liyangan. Merti atau nyadran Tuk Tempurung yang sudah dilakukan sejak dulu. Tujuannya adalah menysyukuri dan merawat sumber air atau Tuk Tempurung desa Liyangan  yang sudah mengairi dan memenuhi kebutuhan air desa liyangan. Dulu hanya dilakukan secara sederhana, tapi setelah Situs Liyangan ditemukan semua berubah menjadi lebih meriyah.
Nia bersama tiga temannya mulai melangkah ke area Tuk Tempurung. dipimpin oleh sesepuh desa yang menggunakan pakaian jawa dan ikat kepala,dibelakangnya diikuti oleh para dayang lainnya yang menggunakan pakaian keemasan. Tak jelas apa yang sedang meereka lakukan di area Tuk, karena saya tidak bisa mendekat. Setelah semua selesai terlihatlah Nia membawa sebuah kendi-kendi kecil yang menuju sebuah rumah penjaga Situs Liyangan. Barulah Tugas Nia selesai, dia nampak ceria sekali. Terlihat dari luar dia mulai berfoto-foto dengan teman-temannya. Senyum dan tawanya nampak semringah sekali.

berebut air dalam gentong yang sudah selesai untuk ritual

Disisi lain  tempat ritual Tari Mustiko Tirto sudah dikerumuni banyak orang yang saling berebut air dalam genthong. Mereka percaya air itu berkah dan juga bisa bikin awet muda bila dibasuhkan ke wajah. Dideretan gunungan hasil bumi dan jajan pasar juga sudah tak berbekas lagi, semua habis tidak ada sisa karena diperebutkan para pengunjung. Saya hanya bisa memadang keriuahan itu dari depan pintu Nia berada. Saya ingin sekali ngobrol dengannya.
Setelah para peserta kirab dan pengunjung berangsur-asngsur pulang barulah saya bisa bertemu dengan Nia, disinilah awal saya tahu namanya. “Nia mas nama saya, masih sekolah” tandasnya saat saya tanya. Dia bercerita panjang lebar termasuk kecemasan saat pagi tadi. Sedikit saya goda “tadi pagi koq pucet sih?”. Wajah cemas itu berasal dari hatinya yang waswas karena rasa takut dan grogi, dia nantinya akan menjadi pusat perhatian semua pengunjung dan perserta Kirab Grebeg Agung Liyangan saat melakukan tarian.  Dia dan Keempat Temannya adalah penari pertama asli dari desa ini karena sebelum-sebelumnya penari dari luar daerah. “seneng banget mas, ini kan untuk yang pertama penari yang asli dari desa sini, bangga juga” kata dia sambil terlihat senang sekali.  Dia juga bercerita saat latihan, hampir setiap malam selama satu minggu dia berlatih, “ini semua demi kehormatan desa” satu penggal kata yang selalu saya ingat. Begitu membagakannya seorang Nia, Penari  Ritual Mustoko Tirto Gerbeg Agung Liyangan. mari kita nantikan Nia-Nia berikutnya dari desa Liyangan.
Grebeg Agung Liyangan
Minggu, 5 November 2017
Situs Liyangan, Liyangan, Purbosari, Ngadirejo, Temanggung  

 
berfoto bersama Nia, Penari Ritual Grebeg Agung Liyangan


Dana Hura-Hura Dapat Secara Cuma-Cuma

8/05/2018 Add Comment



Sudah bekerja dan punya uang untuk jajan-jajan, jalan-jalan, nonton dan nongkrong-nongkrong. Banyak temen juga yang ngajakin keluar ngopi-ngopi, lihat pameran seni sepulang kerja dan banyak aktivitas pergaulan yang sekarang menjadi sebuah kebutuhan primer. Saya rasakan beberapa tahun ini hidup saya menuju ke arah ini. Kehidupan melenial, jangan samapi ketinggalan jajanan hits, film terbaru, tempat ngopi yang paling digandrungi dan lain-lain.
Pernah teman sekantor saya marah sekali sama saya. Bahkan dia sedikit mejauh dari saya pada hari itu. Persoalannya sih sepele yaitu saya sudah nonton film The Avenger infinity War dan dia belum. Karena pagi itu saya sedikit spoiler ke temen-temen kantor. Ella namanya, “mbok uwis to...aku durung nonton” bilangnya menyuruh saya berhente bercerita. Biarin saja, selalu saja saya goda setiap kali keruangannya dan ngobrol sesuatu pasti saya masukin spoiler film tersebut. Padahal itu hari kedua penanyangan. “koq iso wis nonton??kapan leh antri??” tadasnya. Antri?? Weh anak ini belum tau bahwa banyak sekali sekarang cara beli teket tanpa antri. Sedikit heran sih dengan mereka-mereka kadang.
Teman kantor saya satu lagi, Fatma patner Ella dalam kerjaan dia juga bilag “iyo e, mas Charis ki koq iso nonton film terus, awal-awal neh”.  Padahal banyak mungkin yang seperti saya selalu nonton di awal penayangan film, tapi ternyata masih banyak lagi yang nonton karena males antri. Padahal sekarang banyak kemudahan untuk mendapatkan tiket.
Pernah juga saya dibilang oleh Fatma, bahwa saya orangnya suka belanja, padahal sebenarnya tidak terlalu sering hanya sesuai kebutuhan dan keuangan saja. tapi memang sih ada beberapa barang yang saya beli dengan cuma-cuma, jadi terlihat seperti boros belanja. Dia tahu karena dulu saya pernah minjam uang di ATMnya untuk tranfer ke sang penjual. Bank yang saya punya ternyata tidak sama dengan penjual, pastinya menjadi ada tambahan biaya untuk tranfer. Tak hanya satu kali itu, saya pinjam untuk trasfer juga saat ATM saya kadaluarsa. Saat kasus ini sangat menjengkelkan. Beberapa hari saya belum punya kesempatan untuk pergi Ke Bank untuk minta perbaikan ATM saya. Padahal pesanan saya sudah beberapa hari ini ditanyakan jadi atau tidak saya beli karena saya lama tidak tranfer uangnya. Kesibukan dikantor samapai sore membuat rencana saya ke Bank selalu molor. Pada saat bisa ijin siang malah dari ATM untuk ganti baru sedang habis. Sungguh menjengkelkan. Dan saat itu saya sedang tidak bisa menggunakan mobile banking juga, karena sedang eror. Jadilah saya meminjam uang di ATM Fatma lagi untuk trsafer ke penjual barang yang saya beli.
Disisi lain saya memang terlihat orang yang hura-hura padahal keuangan saya tidak seberapa. Gaji yang mungkin pas untuk biaya hidup membuat beberpa teman saya terheran-heran. Bisa ya sering jajan kulineran dan nonton serta belanja-belanja dengan uang segitu. Kadang saya juga heran keseringan saya nonton dan hura-hura lainya ini selalu ada saja uangnya. Mencoba saya menganalisa keuangan saya sendiri ternyata ini tips agar kitsa bisa hidup keren di jaman milenial.
Yang pertama, Dijaman sekarang ini kita butuh pengaturan keuangan yang benar-benar dengan rasa komitmen, walaupun uang kita sendiri. Pembagian keuangan sesuai kebutuhan harus kita rencanakan dengan sebaik-baiknya, tidak menerobos kebutuhan-kebutuhan lain sehingga mengjadikan kita kolep dengan keuangan sendiri. Membagi persentase uang kita dengan kebutuhan mendasar terlebih dahulu, barulah kita membagi ke kebutuhan-kebutuhan lainnya.
Yang kedua, manfaatkan Tabungan dengan sebaik-baiknya. Sekarang ini kita wajib juga untuk bisa menabung. Karena kita tidak menjamin akan ada biaya apa saja yang besar dan mendadak. Maka tabungan di setiap bulannya adalah wajib hukumnya. Seperti contoh saya harus keluar biaya besar saat motor saya rusak dan harus dibawa ke bengkel. Uang tabunganlah yang berperan disni. Jadi kita tidak mengeluh seperti orang susah hanya karena banyak keluar uang untuk motor kita. Padahal itu juga kebutuhan yang primer, karena motor kita gunakan untuk berangkat kerja.
Yang ketiga yang membuat saya seperti banyak hura-hura adalah memanfaatkan berbagai layanan promo dari berbagai penyedia layanan. Sekarang ini kita harus pintar-pintar menmanfaatkan persaingan dunia pelayanan jasa keuangan yang sangat sering menyediakan promo-promo menarik. Seringnya promo makan, promo nonton dan lain-lain. Disini kita dapat mendapatkan semua dengan mudah sebenarnya. Tinggal kita sering-sering saja cari tahu dan ngecek layanan keuangan dan layan lainnya yang sering kita pakai. Biasanya ada gratis tiket nonton untuk pembelian dengan layanan seperti Go pay, M-Tix atau gratis antar makanan dengan membeli makanan ini, taupun bonus uang atau cashback pembelian-pembelian kebutuhan sehari-hari seperti listri, pulsa dan alin-lain. Sehingga kebutuhan primer kita secara tidak sadar tidak membutuhkan dana yang besar sehingga bisa dialihkan ke dana hura-hura kita.
Sekarang kemudahan layanan disediakan berbagai jasa keuangan atau bank, akan tetapi apakah sudah bisa mencangkup kemudahan dan layanan yang seperti kita inginkan secara menyeluruh?. Pada hari Sabtu tanggal 28 Juli kemarin saya mendapatkan pencerahan yang akan sangat membantu saya dalam membagi dan menjadi partner keuangan yang bisa lebih menguntungkan kita. Yaitu kita harus buka rekening di Digibank by DBS.  Apa itu Digibank by DBS??
Digibank by DBS adalah aplikasi keuangan atau tabungan dari DBS Bank. DBS bank adalah jasa keuangan terketerkemuka di Asia. Dengan lebih dari 280 cabang di selurugh pasar. Yang berkantor pusat di Singapura. Jadi apa saja keuntungan yang bisa kita dapatkan dengan menggunakan Digibank ini?. Jelas keunggulan dan keuntungan dari aplikasi Digibank ini bisa menjadi patner kita dalam mengatur keuangan dan memudahkan kita untuk melakukan semua hal, dari kebutuhan premire samapi hura-hura yang berkaitan dengan keuangan.


Layanan yang sangat mudah dan banyak membuat kita menjalankan transaksi keuangan didalam genggaman saja serta banyak keuntungan. Mulai dari pembukaan rekening saja Digibank by DBS ini sudah memudahkan kita. Kita hanya dowload aplikasinya dan membuat akun dimana saja kita berada, tidak perlu antri ke bank seperti membuka rekening di bank-bank lainnya. pegawai digibank yang akan datang ke tempat anda berada. Tinggal janjian dan ketemuan. Caranya pun mudah, hanya dengan scan e-katp dan sidikjari serta konfirmasi pasword. Sudah jadilah rekening kita. Tak hanya kemudahan layanan itu yang kita dapatkan tetapi ada keuntungan yang kita dapat pula, padahal pertama kali kita buat akun yaitu bisa mendapatkan cashback sebesar Rp. 50.000. ada uang hura-hura yang Cuma-Cuma kan, Cashbacknya saja sudah bisa buat nonton berdua.
Tak hanya itu saja, masih banyak keuntungan atau promo yang bisa kita dapatkan di Digibank by DBS. Salah satu promo yang paling menarik adalah saat kita Top Up di Gopay kita mendapatkan Cach back sebesar 25 %, lumayan kan. kalian tahu sendiri Gopay salah satu penyedia layanan yang banyak, jadi kita bisa memanfaatkannya. Seperti beli makanan atau pijat-pijat, beli tiket film dan lain-lain. dana hura-hura lagi yang didapatkan secara cuma-cuma.
Masih ada promo lagi yang sangat menarik bagi saya yaitu kita dapat potongan 20% saat bayar kopi di beberapa kedai kopi. Bagi saya ini sangat menguntungkan, kita ngopi bareng-bareng dan yang jelas kita bayarnya tidak terlalu mahal karena ada discount 20% dengan menggunakan kartu debet digibank by DBS ini. Ngopi tanpa kantong jebol kan. yang biasanya bilang ngopi mahal-mahal sekarang bisa mengunakan promo ini dan bisa gaul sama yang lain.
Yang paling saya senangi yaitu promo gratis Rp. 50.000 ribu setiap kali kita top up di M-Tix. Wah bagi saya ini luar biasa, saya yang suka sekali nonton ke Bioskop menjadi irit lagi, setidaknya ada satu atau dua kali nonton dengan gratis. Luamayan banget kan. semua bisa dapatkan dengan Cuma-Cuma. Selain itu kita juga pasti bisa ngajak pacar buat nonton berdua tanpa mikir siapa nanti yang bayarin, karena sudah dibayarin sama Digibank by DBS. Tapi jangan terus-terusan nonton ya, ingat itu pacar orang, bukan pacar kamu yang diajak nonton, bisa-bisa terjadi perang dunia.



Keuntungan lainnya saat kita menggunakan Digibank adalah bebas biaya trasfer ke semua bank. Yang biasanya mikir kepotong lima ribu untuk biaya transfer sekarang tak perlu cemas lagi, digratisin oleh digibank. Jadi kita bebas mau tranfer kemana saja, beli apa saja, ke siapa saja yang punya rekening ini lah, itu lah tidak usah pinjem-pinjem ATM seperti kisah yang saya ceritakan tadi. Tak hanya itu kita juga bebas bianya admin untuk tarik uang tunai di semua ATM, bebas mau ambil di ATM yang mana saja. gak perlu antri Ke ATM sebelah tu yang antrinya banyak, pas giliran kita uangnya habis. Duh sial kan.
Yang paling penting lagi Digibank ini aman sekali, karena sudah sesuai standar-setandar perbankan dan juga menjadi anggota penjaminan jasa keuangan. Jadi tidak uasah kawaati uang kita akan selalu aman, malah uang tabungan kita akan selalu bertambah dengan bunga 3%. Apalagi kalau mau deposito wah bisa lebih untung karena hampir 5,3 % bunganya.
Jadi tunggu apalagi tentukan sekarang patner keuanagan yang mau kita gunakan, sudah memudahkan kita dan juga menguntungkan kita sekali. Tak terasa kan kita dapat dana hura-hura yang Cuma-Cuma dari Digibank by DBS. Image hura-hura saya jadi sedikit terbongkar rahasianya. Tapi tidak apa-apa, semua demi kalian agar bisa menjalani hidup ini dengan mudah dan penuh keuntungan.




Berbagi Kopi Barista Inklusif, #KarenaKopiKitaSetara

8/04/2018 2 Comments



“Selalu yakin bahwa setiap orang punya kelebihan masing-masing. Tidak terkecuali orang-orang yang dilahirkan tidak seperti orang lain pada umumnya. Sesuatu kekurangan tidak akan menghalangi  untuk punya hak hidup bersama dan berkarya. Semua pasti punya sesuatu yang sepesial di dalam diri masing-masing”. Keyakinan ini selalu mendasari pemikiran saya untuk memandang atau menilai orang. Semua orang sama. Tinggal bagaimana kita hidup bersama dalam bingkai saling membantu dan peduli.
Suatu hari, ketika saya sedang melihat kompetisi menyeduh kopi. Saya termenung ketika seorang juri keluar dari ruangannya untuk melakukan penilaian. Saat pintu dibuka yang terlihat bukan kaki untuk melangkah, akan tetapi sebuah bagian kursi roda. Seseorang yang duduk di kursi roda itu menjadi salah satu juri kompetisi menyeduh kopi. Dalam benak saya “ini yang jadi masternya” karena saya selalu yakin orang seperti itu punya kelebihan yang luar biasa. Kalau di kasus ini jelas dia mempunyai kepekaan indra perasa yang luar biasa, sehingga dia menjadi Juri dalam kontes seduh kopi tingkat Jateng-DIY. Luar biasa.  Tidak mudah mungkin bagi dia bisa sampai seperti ini, pasti ada proses yang panjang.

senyam dan tawa mas Eko seorang barista Inklusif yang sedang bercerita pengalamannya selama latihan menjadi Barista

Pada hari minggu tanggal 29 Juli kemarin menjadi sebuah momen membuka pikiran saya kembali tentang pandangan saya terhadap orang-orang difabel. Di halaman Pusat Rehabilitasi YAKKUM diadakan acara “Kopi Brwebagi Barista Inklusif”. Sebuah acara Public Showcase hasil pelatihan Barista inklusif #karenakopikitasetara. Barista inklusif? “Jarang-jarang ada”. Dan ini jelas menggetarkan hati saya. Satu bukti lagi untuk mereka yang menjahuinya “mereka lebih hebat dari pada kalian, ya kan??”. keyakinan saya kopi buatan barista inklusif ini pasti lebih nikmat.
Saya bahagia sekali bisa mengikuti acara ini. Acara ini luarbiasa. Yang saya tangkap dengan jelas dari acara ini adalah Sebuah tranfer energi orang keren kepada meraka para Barista Inklusif. Kehadiran orang-orang keren seperti Bernad Batubara yaitu novelis, Frischa Aswarini salah satu penulis cerita Filosofi Kopi pastinya membangkitkan rasa percaya diri meraka para penyadang difabel. Sebuah tranfer energi positif kepada mereka para barista inklusif hasil pelatihan pusat rehabilitasi YAKKUM yang didukung oleh Program Peduli.
Terlihat wajah bangga dan senyum semrigah mas Eko salah satu peserta pelatihan Barista Inklusif sedang bercerita proses latihan menjadi barista hingga sekarng sudah bisa mahir membuat kopi. Sekarang dia juga bisa merasakan menjadi seorang barista. Pekerjaan yang keren dan banyak digandrungi anak muda.  Karena ngopi merupakan lifestyle diberbagai kalangan. Barista menjadi punya peran penting saat ini. Dan ada mas Eko seorang barista Inklusif ada di dalamnya.

Para Barista sedang menyiapkan Kopi gratis untuk dibagikan

Tentu saja melatih mas Eko yaitu seorang penyandang disabilitas menjadi seorang barista yang mahir butuh banyak dukungan. Ide dari Program Peduli dan Pusat Rehabilitasi YAKKUM mengawali arah pelatihan ini. Melihat peluang yang bagus serta tidak membiarkan para penyandang disabilitas atau orang-orang inklusif berada pada pekerjaan yang itu-itu saja. Dan ternyata penyandang disabilitas di Jogja itu banyak hampir tiga ribu lebih. Barista menjadi terobosan pekerjaan dan juga life skil yang bisa dikuasai oleh para penyandang disabilitas. Derajat dari orang disabilitas menjadi setara dengan lainnya. Serta mudah dalam mendapat pekerjaan. Hal ini juga menjadi salah satu sasaran dari program peduli (programpeduli.org) memang. membuat gerakan mengajak masyarakat setara semartabat dalam kehidupan sehari-hari terlepas dari perbedaan apapun.  
Pelatihan kopi para barista inklusifi ini dihandel langsung oleh para pakar-parak kopi di Jogja, terutama dari Cupable Coffee. Tidak hanya sekedar menyeduh kopi tapi juga dilatih mengenal proses pengolahan kopi dari hilir sampai muaranya. Mengenal tanaman kopi, melihat biji kopi terbaik dan cara penyeduhan yang pas untuk rasa yang nikmat. Semua dilatih secara sabar dan telaten sehingga skil dari para Barista Inklusif ini benar-benar berkualitas. Salut untuk mereka yang rela berbagi ilmunya dan hidup bersama mereka demi menjadikan mereka bermartabat dan setara bersama kita. Karena Kopi Kita Setara.
Sangat berharap program pelatihan ini terus berkembang ke program-program lainya. Program yang menyentuh semua kaum minoritas yang terpinggirkan. Karena tak hanya mereka para disabilitas tapi banyak orang yang terpinggirkan dari lingkungan kita. Seperti masyarakat adat dan lokal yang terpancil, korban diskriminasi dan intoleran, hak asai manusia dan restorasi sosial, serta waria. Mereka juga perlu kita rangkul bersama demi mendapatkan perlakuan dan hak sosial yang sama. Mungkin melalui programpeduli.org kita bisa mencontoh agar kita bisa selalu berbagi dan bersama menyelesaikan masalah-masalah in. Atau kita bisa langsung selalumendukung program-progam mereka terwujud. Mari kita ikut mempromosikan kesetaraan dan martabat, berbagi kesempatan, meruntuhkan prasangka dan mengembalikan martabat untuk indonesia yang lebih baik.


 Tentang Program peduli
Sebuah gerakan yang mendorong terwujudnya inklusi sosial 
bagi warga negara Indonesia yang minoritas karena stigma dan perbedaan 

Website : www.programpeduli.org
Fb : Program Peduli
Instagram : @programpeduli
Youtube : Program Peduli