Berkunjung Ke De Mata Trick Eye Museum, Jangan Berhenti Berfoto biar Gak Cape’

11/21/2016
Hasil Foto dari De Mata Trick Eye Museum dengan Kostum Korea


Punya foto yang keren di suatu tempat seperti di pantai, gunung, tempat-tempat keren diluar negeri untuk dipamerkan di media sosial menjadi sebuah kewajiban bagi orang jaman sekarang apabila tidak mahu dibilang kurang piknik ataupun dibilang kurang kekinian. masalahnya  sebagian orang tidak mempunyai waktu yang cukup untuk berburu foto dengan latar pemandangan atau tempat yang bagus,  bahkan sebagian dari kita hanya bisa memerkan foto yang itu-itu saja, foto-foto selfie saat kita malas di ruang kerja atau di kamar. Dengan kesibukan dan terbatasnya waktu yang kita punya, berkunjung ke subah tempat yang menyediakan berbagai tempat berfoto  akan sangat membantu bagi orang yang tidak mempunyai waktu yang cukup dalam menambah koleksi foto kekinian. Di Yogyakarta ada tempat yang menyediakan lebih dari 200 tempat untuk berfoto dan hanya terletak di satu kawasan saja, tempat itu adalah De Mata TrickEye Museum.
De Mata Trick Eye Museum adalah sebuah museum yang memiliki koleksi berupa seni gambar-gambar 3D, 4D dan Patung-patung Tokoh-tokoh dunia yang akan membuat mata kita terlena. Koleksi museum dibagi dalam 3 Ruangan yaitu di “De Mata 1” yang berisikan seni gambar 3D, “Demata 2” yang berisikan seni gambar 3D dan 4D, dan “De Arca” yang berisikan Patung-patung Tokoh Dunia. Museum ini didirikan di Yogyakarta tepatnya di XT Squer Jl. Veteran Umbul Harjo sejak tahun 2013 dari ide sang pemilik yaitu Fx Petrus Kusuma. Tujuan beliau membangun Museum ini agar bisa menghadirkan karya seni dari berbagai negara agar bisa dinikmati orang Indonesia. Hobi beliau berkunjung ke berbagai negara dan rasa ingin berbagi kepada penduduk Indonesia agar bisa menikmati karya seni kelas dunia maka beliau mulailah mengonsep dan mengoleksi karya seni gambar 3D dan 4D dan patung-patung hasil dari para seniman patung Yogyakarta.

foto saat mengintip orang mandi
foto sedang balapan di Moto GP

foto seperti sedang di Belanda
Saya mendapat kesempatan mengunjungi museum ini di hari Kamis tanggal 17 november kemarin bersama teman-teman Blogger Yogyakarta, disini pula saya di pertemukan dengan teman-teman yang asyik ditempat yang keren. Mulai memasuki museum sudah terpampang berbagai karya seni 3D yang membuat saya takjub. Dengan sambutan para petugas museum yang ramah-ramah saya diantar di ruang meeting untuk bertemu dengan teman-teman saya yang lain. Setelah ada sambutan dari mas Warli yaitu maneger marketing dari museum langsung kita diantar untuk berkeliling museum.
Petualangan di Museum ini kita awali dari De Mata 1 yang ada di lantai Basement. Awalnya saya kurang paham dengan begaimana kita harus berfoto disini, dari penjelasan seorang petugas bagaimana cara-cara berfoto dan ditunjukkan contoh foto yang sudah ditempel di dekat spot foto barulah kita tahu bagaimana berfoto. Teman-teman saya sudah langsung saja masuk kebalik foto  Khong Guan yang ternyata setelah di lihat dari layar kamera saya, foto itu bener-benar menyatu dengan teman-teman saya, seperti kita foto dengan tempat yang nyata.
Setelah puas berfoto dengan gambar khong huan  langsung semua mengambil pose di spot foto-foto yang lain, mulai dari foto seperti kita sedang berada di belanda, atau kita sedang berada di air terjun, bahkan ada spot foto yang terlihat kita sedang berada di jurang, bumi yang kita injak ini berlubang sangat dalam dan sungguh mengerikan. Disini haruslah pandai-pandai berekpresi agar gambar dan foto kamu benar-benar menyatu sesuai kenyataan bahkan harus rela untuk jungkir balik pose disini agar foto kalian benar-benar kece. Untuk kalian yang males berekpresi hanya berdiam diri, berdiri di depan koleksi museum ini hasil foto kamu juga tidak akan mengecewakan karena kalian juga akan nampak foto di tempat yang keren. Tak terasa berfoto-foto hanya di satu sudut museum ini sudah memakan waktu yang lama, spot foto yang begitu banyak dan keren membuat kita terlena akan masih banyak spot lain yang harus kita datangi.

mbak manda sedang berkuda

sedang di rumah Belanda
kaki yang terpisah dengan badannya

Melanjutkan petualangan berburu foto ke spot yang lain, diantar oleh mas  Warli menuju ke De Mata 2 yang isinya berupa seni gambar 3D dan 4D, bedanya dengan De Mata 1, De Mata 2 ini mempunyai koleksi yang lebih unik dan lebih baru. Disinilah saya mulai sering berfoto karena spotnya benar-benar unik, seperti kita berada di restoran, atau kita sedang berada di bus, atau seperti sedang naik kuda putih seperti pangeran. De Mata 2 juga menyediakan persewaan baju khas dari berbagai negara lengkap dengan fotografernya, baju-baju seperti dari belanda dan Korea menjadi favorit para pengunjung. Saya dan teman-teman saya memakai baju Korea, berfoto dengan layar hijau tapi hasilnya benar-benar seperti kita sedang di Korea. Dengan membayar sewa dan foto sebesar Rp. 75.000,- kita sudah bisa berfoto layaknya sedang di luar negri.


Berpetualang di De Mata 2 belum selesai, semua masih berburu foto terbaik dengan memilih spot foto dengan gambar-gambar favorit. Saya sendiri malah melihat keseruan dari mereka yang sedang berfoto sangat asyik dan menyenangkan, bahkan ada yang bener-bener rela berbaring dan tiduran. Disaat saya meperhatikan mereka saya malah merasa lelah kaki saya mulai pegal-pegal. Saat saya fikir-fikir ternyata saya sudah berada di tempat ini sekitar 2 jam, benar-benar tidak terasa waktu begitu cepat berlalu. Tapi mengapa teman-teman saya tidak berhenti juga untuk berfoto, apakah meraka gak cape’ ya??  Atau  dengan terus berfoto dan mencoba semua spot foto bakalan tidak  terasa cape’nya. Benar saja setelah saya bergabung untuk berfoto lagi, cape’ saya langsung hilang dan koleksi foto saya menjadi bertambah banyak dan pastinya kece-kece.

berfoto dengan Jack Sparow
saat berfoto dengantaylor swift

Saat hampir semua spot di De mata 2 dicoba, kita berlanjut ke De Arca yaitu bagian dari Museum yang mengoleksi berbagai seni patung tokoh-tokoh dunia, mulai dari presidaen, atlet dan juga artis. Disinilah saya dipertemukan oleh salah satu idola saya yaitu Jack Sparow, dia adalah kapten Kapal perompak dari film Pirates of the of Caribbean, beruntung sekali saya bisa berfoto dengan dia walaupun cuma patungnya saja. Selain Jack Sparow ada juga Atlet seperti Rosi, Beckham, beberapa artis internasional juga ada disini seperti Syahrul Khan dan Tailor Swift. Tokoh duniapun sangat banyak mulai yang saya tahu sampai yang saya benar-benar baru ngerti ada Tokoh dunia seperti  patung yang saya pandangi. Benar-banar karya yang luar biasa, kita bisa berfoto dengan tokoh-tokah dunia ini dengan berbagai gaya seperti dipeluk, digandeng bahkan dicium juga boleh semua diperbolehkan hanya untuk hasil foto pengunjung yang paling bagus sesuai dengan moto museum ini adalah we give you The Best Place to take your pict.

properti-properti di museum yang elegan
foto bersama didepan menara Pisa (Foto dari kameranya mbak Manda)

Berkunjung ke Museum ini memang sangat menyenangkan, selain tempatnya asyik kita juga mendapat foto yang keren dan kekinian. Semoga dengan membaca keseruan saya mengunjungi museum ini membuat kalian akan segera mencari foto terbaik kalian di museum ini. Oh ya untuk informasi bagi kalian yang mau mengunjungi tempat ini baiknya saat weekday mulai dari jam 10.00 WIB sampai Jam 15.00 WIB karena di waktu ini kalian akan mendapatkan layanan happy hour dengan hanya membayar Rp. 85.000,- saja yang dari harga normalnya Rp.100.000,-. Sebernarnya harga ini masih terjangkau melihat koleksi museum yang luar biasa dan banyak sekali yang membuat kita tidak harus mengeluarkan uang yang lebih banyak demi berkunjung ke suatu tempat wisata seperti pantai yang hanya mendapatkan spot foto satu saja yaitu pantai itu saja. Jangan lupa juga membawa kamera yang memori masih kosong dan batre yang full biar tidak harus berhenti berfoto untuk  menunggu mengisi ulang batre karena kehabisan, walaupun di tempat ini sudah disediakan tempat untuk mengisi ulang batre.

Vidio Keseruan Berada di De Mata Trick Eye Museum

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

8 komentar

Write komentar
21 November 2016 09.42 delete

Pisa cuy..buka. pizza. Kamu sepertinya lapar. Hehe..

Reply
avatar
21 November 2016 10.31 delete

ah iya...hikz..tadi malem aku gak bisa tidur ngedit, ternyata lapar...buat pembelajaran besok kalau mau nulis makan dulu berarti.. makaish mbak ardiba

Reply
avatar
Aya
21 November 2016 16.20 delete

Seneng banget bisa seseruan bareng yaaaa...semoga berjodoh lain waktu. Btw untuk soal ekspresi dan kenarsisan, dirimu perlu belajar sama Ibu ibu gaul hahahaha....

Reply
avatar
21 November 2016 17.36 delete

Ha ha ha iya, semoga bisa bertemu kembali di jalan2 lainnya, biar aku besok bisa niru gaya2 berfoto ibu2 aja
Oh ya dan minta bimbingNnya anak ini masih ingusan dalam dunia baru ini he he

Reply
avatar
22 November 2016 04.32 delete

Aku baca komentarnya Ardiba ngakak sendiri. Semoga kita bisa seseruan lagi di tempat lain yah. Itu fotonya Mas Wawan uwow banget. Videomu bagus , Mas. Thanks ya sudah mendokumentasikan dg video keren

Reply
avatar
22 November 2016 08.01 delete

ha ha ha iya, hikz aku ngantuk saat itu wkwkw, semoga bisa ketemu kembali jangan kapok sama saya dan minta saran-saran ya..masih anak ingusan ni he he he

Reply
avatar
28 November 2016 15.26 delete

Taylor Swift nya kok kaya tinggi banget ya? haha

Reply
avatar
29 November 2016 19.30 delete

Iya emang tinggi bgt, atau akunya yg pendek gak ngerti deh..ha ha ha

Reply
avatar