Segarnya Air Terjun Jumog

5/25/2016

Menikmati jernihnya air pegunungan yang sangat segar adalah liburan yang asyik dan bagus untuk suasana tubuh dan hati kita, apalagi bagi yang lama sudah tidak pernah liburan. Menikmati segarnya udara pegunungan, hamparan hijau yang sangat luas dan suasana tenang pegunungan membuat diri kita rileks. Salah satu pegunungan yang asyik untuk kita kunjungi adalah di daerah lereng gunung Lawu, Karangayar. Disini terdapat beberapa destinasi menarik semisal air terjun Grojogan Sewu yang sudah terkenal,  air terjun Jumog, candi cetho dan kebun teh kemuning. Satu kali perjalanan ke daerah ini kita bisa mendapatkan beberpa obyek wisata yang bagus.
Sekitar 2 bulan yang lalu saya mengujungi tempat-tempat ini, tidak semuanya sih hanya ke air terjun Jumog, kebun teh Kemuning dan candi Cetho. Saya bersama teman saya (Cuma berdua ini)  cieh berdua... tumben, berangkat dari Jogja pukul 5.30 WIB melalui jalan Solo-Yogyakarta dan sempat beristirahat di solo untuk sarapan Nasi Liwet khas Solo, setelah selesai sarapan saya melanjutkan perjalanan melalui jalan Solo-Karangayar. Pukul 8.00 WIB sampailah saya di Air Terjun Jumog yang berada di desa Ngargoyoso kec. Karangayar Jawa tengah. Begitu pagi ternyata saya sampai disini, di tempat parkiran hanya baru ada 2 motor, dan warung-warung masih tutup tapi gak papa malah asyik bwt foto sepuasnya karena masih sepi.

Jalan Menuju Air Terjun Jumog
Sungai Aliran Air Terjun Jumog yang Sangat Jernih

Untuk menuju ke Air terjun kita harus berjalan kaki dari tempat parkir kira-kira 500 m dengan jalan yang menurun, tapi tenang jalannya sudah bagus dan asri sekali, dengan anak tangga yang sudah bagus dan tertutupi lumut-lumut hijau yang tipis sehingga menjadikan perjalanan kita tidak terasa. Hanya dengan membayar Rp. 5000 di TPR kita sudah boleh memasuki area wisata ini, mulai berjalan di anak tangga sejumlah 116, loh kok bisa tahu sih jumlahnya??he..he.. saya gak menghitung loh tapi di tempat finish anak tangga sudah ada tulisannya “Selamat anda sudah melewati 116 anak tangga” sambutan yang asyik. Setelah melewati anak tangga kita akan melewati jalan di pinggir sungai yang airnya jernih banget dan bagusnya lagi dipinggir sungai ini juga di manfaatkan menjadi tempat duduk untuk makan dari warung-warung sekitar. Tidak jauh dari situ sudah terdengar suara derasnya air terjun benar saja tidak ada 3 menit saya sudah bisa melihat kerennya Ait terjun Jumog ini.
Air Terjun Jumog dengan Jembatannya yang Khas

Air terjun Jumog ini lumayan tinggi kira-kira 50 meter dengan hiasan disamping-sampingnya terdapat rerumputan hijau yang menambah keindahan dan keasrian air terjun ini. Tapi sayang air terjun ini tidak bisa untuk mandi-mandi di bawahnya karena deras sekali airnya dan juga dibawahnya tidak ada cekungan air, tapi jangan khawatir kita masih bisa bermain air di alirannya. Yang khas dari air terjun ini adalah adanya jembatan yang menghubungkan kedua sisi sungai yang letaknya pas sekali untuk menikmati air terjun. Saya dan teman saya pun sepuasnya bisa berfoto-foto disini.
Air Terjun Jumog Dilhat dari Sisi Kiri


Selain dari jembatan ini kita juga bisa melihat air terjun dari sisi kiri, disitu sudah ada tempat yang disediakan, terlihat begitu dekat dan kita juga bisa merasakan deburan air yang jatuh sehingga terasa sekali kesegarannya, kita bisa sejenak menikmati pemandanga indah ini dan melihat kebesaran Tuhan yang menciptakan tempat-tempat indah seperti ini.
foto-foto lain :









Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

2 komentar

Write komentar
25 Mei 2016 19.10 delete

Ternyata kalau ke sini pas pagi bisa sesepi ini ya mas? Sejuknya masih tetep sih.
Ke sini pas weekend agak g nyaman ramainya :o

Reply
avatar
25 Mei 2016 20.37 delete

iya sekarang memang kalau pingin ke tempat wisata harus lebih pagi atau weekday.. harus sedikit berjuang

Reply
avatar