Beruntung, masih merasakan Sepinya Gua Pindul

4/12/2016
berfoto didepan area gua


Mungkin sekarang nama Gua Pindul sudah tidak asing lagi, tempat wisata yang berada di Desa Bejiharjo, Kecamatan Karangmojo, Kabupaten Gunungkidul yang dibuka pada tahun 2010 sekarang sangat lah mendunia, banyak wisatawan baik dalam negeri maupun luar negeri berdatangan ke tempat wisata ini, bahkan sekarang harus antri dan berdesak-desakan untuk bisa menikmati pesona tempat ini. Luar biasa memang, akan tetapi dalam berwisata kesana jadi kurang nyaman, kalian harus jeli melihat waktu kapan kesana, mungkin saat waktu bukan liburan.
Saya termasuk sangat beruntung bisa menikmati Gua Pindul yang masih sepi dan bisa bermain sepuasnya disana. Saya ke objek wisata ini sekitar 6 bulan setelah objek wisata ini dibuka dan belum banyak yang tahu. Saya aja kesini  dijak oleh teman saya yang dia juga mengajak anak-anak backpaker dari jakarta jadi disana kita rame-rame hampir 15 orang.
mulai menelusuri aliran gua

Saya pertama kurang tahu sebenaranya apa sih Gua Pindul ini, sesampainya disana kita daftar dan per orangnya dikenakan biaya Rp. 30.00 (itu dulu) setelah itu kita dikasih pelampung dan ban karet besar, ternyata disini kita menelusuri gua yang ada airnya, dimana kita naik ban, inilah yang dinamakan cave tubbing, bayangnku bakal seru mainan air. Setelah perlengkapan semua terpakai mulai kita berjalan menuju mulut gua, di depannya terdapat Tulisan GUA PINDUL, mulailah kita nyeplung atau masuk air dengan berbaribng diatas ban dan kita bergandengan sambil di tarik oleh pemandu  sambil juga di fotokan pemandu satunya, setelah semua siap  kita mulai memasuki gua.
Dalam area pertama pemandu mulai menjelaskan dimana sekarang kita memasukin zona remang-remang dimana cahaya sudah mulai redup dan juga sudah terlihat bentukan batu-batu alami yang bagus terbuat karena tetesan air yang jatuh. Sampai ditengah gua, cahaya sudah tidak ada lagi, disini sangatlah gelap, hanya dari senter pemandu kita bisa melihat isi gua. Sesampainya di tengah gua terdapat batu besar yang tinggi dan kalau di pukul suaranya seperti bunyi gong.
loncat-loncat didalam gua yang seru sekali


Hampir 30 menit menerusuri gua tak terasa sudah sampai ke area terang lagi, disini kita diperbolehkan turun dari ban dan berenang-renang dengan senangnya, bahkan bisa loncat-loncat dari ketinggian 2-3 meter, asyik sekali. Hal ini mungkin jarang sekarang diperbolehkan karena sesaknya penggujung di gua ini. Setelah puas main air di pintu keluar gua kita diarahkan oleh pemandu untuk keluar gua dan di luar gua kita ternyata bisa melakukan loncat-loncat lagi dan lebih tinggi sekitar 4-6 meter. Sayapun mencoba untuk loncat dari ketinggian sekitar 5 meter dan inilah sensinya luar biasa. Betapa beruntungnya saya bisa menikmati Gua Pindul dengan segala keseruannya.
loncat di depan pintu keluar gua, ketinggian 4-5 meter

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »

4 komentar

Write komentar
13 April 2016 03.05 delete

Gua Pindul sekarang emang ramai banget pas weekend sama masa liburan. Tapi, klo hari kerja sepi. Aku pernah lewat di depan sana pas hari Rabu sekitar jam 9-an pagi sepiii banget. Klo hari libur udah macet kali.

Reply
avatar
13 April 2016 11.19 delete

iya mas, bener tp ya kalau kerja kaya saya suliit juga, untung dulu pernah nyobain pas saat sepi

Reply
avatar
13 April 2016 17.59 delete

Udah pernah ngerasain waktu masih sepi :D seru banget. Sekarang rame banget kebetulan rumah mbah deket situ.

Reply
avatar
13 April 2016 22.13 delete

woh iya to mas, enak no nek cedak rumahnya mbah, bisa sekalian mampir dan tahu pas sepinya

Reply
avatar